BERITA UTAMA

EVENTS

18, March 2017

Willy Hammar Tercepat di Race 1 Sport 250cc Kejurnas IRS Sentul Seri 1...

Setelah race 1 Kejurnas Sport 150cc, tim pabrikan Yamaha sukses mendominasi podium kemenangan race 1 kelas Sport 250cc. Untuk cuaca saat balapan berlangsung track sudah mulai kondisi kering. Namun memang ada beberapa titik lintasan yang basah.

Saat start sampai akhir balapan di rombongan pertama ada persaingan 3 pembalap. Rafid Topan (Yamaha Syafina RT) merupakan tim baru pabrikan Yamaha sempat ada perlawanan dari Imanuel Pratna (WR KYT RJL Team). Di lap akhir Imanuel Pratna (WR KYT RJL Team) sempat memimpin, tapi Rafid Topan (Yamaha Syafina RT) masih memberi perlawanan dan keduanya sempat out di tikungan ke-7, kesempatan ini diambil oleh Willy Hammar (Yamaha Yamalube Bahtera Racing).

Sebelum masuk tikungan terakhir, posisi kembali diambil oleh Rafid Topan (Yamaha Syafina RT) namun sayangnya harus diambil kembali oleh Willy Hammar (Yamaha Yamalube Bahtera Racing) saat keluar dari tikungan terkahir. Dan sampai garis finish Willy Hammar (Yamaha Yamalube Bahtera Racing) berhasil finish di posisi pertama, kemudian diposisi ke-2 oleh Rafid Topan (Yamaha Syafina RT) dengan gap 0.009 detik dan di posisi ke-3 ada Imanuel Pratna (WR KYT RJL Team).

“Saat mulai sesi latihan sampai race, saya mencoba setting beberapa gir yang tepat sehubungan ada beberapa regulasi yang dirubah pastinya saya harus setting ulang dari best setting tahun kemarin. Saat race saya tetap fokus di rombongan pertama, dan di lap akhir, keluar dari  tikungan terakhir saya mampu keluar lebih cepat sampai garis finish, “tegas Willy Hammar (Yamaha Yamalube Bahtera Racing).

Tentu saja, bicara best-time ada pengurangan waktu. Bukan hanya dikarenakan hujan, juga untuk kelas Kejurnas Sport 250 berlangsung perubahan regulasi mesin yang wajib dengan piston dan magnet standar pabrik, termasuk velg yang wajib original.

“Ada selisih waktu sekitar 2 detik dari tahun lalu di Kejurnas Sport 250 cc. Dengan perubahan aturan, tentunya ada proses riset dan riset itu dapat kita ketahui progressnya dengan mengikuti kejuaraan dan tentu saja dari hasilnya. Terpenting, kita harus konsisten menjaga podium juara, “tambah Wahyu Rusmayadi yang juga manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang konsen di balap Asia Production 250 (AP250).

Adapun best-time Kejurnas Sport 250 cc dengan perubahan peraturan diciptakan Imanuel Putra Pratna di angka 1 menit 44 detik. Tahun lalu sudah 1 menit 42 detik. Tentu saja, para mekanik terpacu untuk meriset ataupun menciptakan mesin-mesin anyar. “R25 milik Rafid Topan betul-betul baru. Tenaganya sekitar 43 HP (Horse Power). Banyak yang berubah dengan aturan magnet standar pabrik. Misal perbandingan kompresi, durasi noken as dan hitungan AFR dalam mapping ECU, “ucap Gendut GDT Racing selaku mekanik merangkap penasehat teknis.

Update terus untuk informasi Kejurnas IRS race 2 di www.yamaharacingindonesia.co.id .

Hasil Lomba QTT & Race 1 Kejurnas IRS seri 1 Sport 250cc :

BERITA TERBARU

EVENTS

15, July 2019

Sukses Diramaikan Ribuan Penonton, Tim Yamaha Suhandi Padang 88 Borong Podium Juara Expert dan Novice...

EVENTS

13, July 2019

Animo Spesial 158 Starter, Coaching Clinic oleh Juara Nasional Sumatera Renggi Lukmana...

EVENTS

10, July 2019

Obat Kerinduan Karena Terakhir Hadir 2014, Tersaji 11 Kelas dan Manjakan Penggema...

NEWS

08, July 2019

Crash Saat Perebutan Posisi 1-2, Galang Hendra Posisi ke-9 Klasemen Sementara...

Page Top