BERITA UTAMA

NEWS

20, April 2018

ARRC 2018 Australia (FP1 & FP2) : Adaptasi Sirkuit & Cari Data Set-up Terbaik, Pembalap YRI Terus Pertajam Waktu...

Sesi latihan bebas 1 dan latihan bebas 2 (FP1 & FP2) gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018 telah berlangsung di Sirkuit The Bend Motorsport Park, Tailem Bend, Australia, Kamis (19 April). Lintasan yang pertama kali menghadirkan ARRC 2018, tentu saja semua tim berupaya mencari dan menggali data sebanyak mungkin sekaligus melakukan perbandingan dan mengevaluasinya.

Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang berkompetisi di kelas Asia Production 250 (AP250) dan Underbone 150 (UB150). Duet pembalap YRI yang bertarung di kategori AP250, Richard Taroreh dan M Faerozi berupaya mencari racing-line yang efektif, juga titik pengereman dan suspensi.

Terpenting, bahwa berlangsung penajaman catatan waktu dari FP1 ke FP2 yang masing-masing berlangsung selama 30 menit. “Dalam FP1, saya lebih banyak untuk mencari line. Di FP2 sudah mulai untuk set-up motor. Dengan adanya beberapa perubahan di motor, saya menyesuaikan kembali di beberapa cornering untuk bisa menjaga ritme putaran gas karena sirkuit ini memiliki banyak karakter high speed corner. FP3 besok saya akan mencoba untuk melengkapi kekurangan baik pada set-up suspensi maupun racing line,“ terang Richard Taroreh yang ada di posisi ke-6 saat FP2 dengan best-time 2 menit 09,776 detik. Sebelumnya (FP1), racer asal Sulawesi Utara ini mengukir waktu 2 menit 12,589 detik. Jadi dipertajam 2,813 detik.

Dan juga talenta Yamaha Indonesia, M Faerozi yang masih berusia 16 tahun.  “Sirkuit ini cukup menantang, ada tanjakan dan turunan. Juga perlu mengontrol throttle dimana semua tikungan berkarakter high speed corner. Saat FP1, saya lebih fokus untuk beradaptasi dan sudah mendapatkan data untuk perubahan di FP2, sedang pada FP2 ketika mulai menemukannua ritme perlu diperbaiki baik suspensi maupun mapping. Besok di FP3, saya mencoba set up baru untuk persiapan kualifikasi dan race nanti,“ ucap Feroz yang menempati posisi ke-8 kombinasi FP1 dan FP2 dengan mempertajan 2,693 detik, saat FP1 Faerozi menorehkan ukiran waktu 2 menit 12,659 detik. Kemudian pada FP2 menjadi 2 menit 09,966 detik.

Kelas Underbone 150 (UB150)

Pada bagian lain di kelas Underbone 150 (UB150), Wahyu Aji Trilaksana petarung asal Wangon, Banyumas yang mengaku sangat menyukai layout trek ini mencatat waktu terbaik 2 menit 18,922 detik pada FP1. Pada FP2, Wahyu Aji fokus untuk mempersiapkan mesin cadangan, berada di urutan ke-3 dengan torehan 2 menit 19,226 detik.

“Saya suka karakter sirkuit ini karena mempunyai high speed corner pada setiap cornering. Hasil FP1 adalah hasil yang baik, di FP2 saya mencoba karakter mesin yang berbeda untuk data pembanding sebagai persiapan race nanti dan hasilnya positif. besok saya akan fokus untuk kualifikasi dan Superpole, ‘tukas Wahyu Aji.

“Richard, M. Faerozi, Wahyu Aji melakukannya sangat cepat, konsisten speed dan kompetitif. Kita bekerja kearah positif dari informasi yang disampaikan dan data kami miliki dihari ini. Kami terus berupaya agar kondisi ini terus berlanjut ke sesi program selanjutnya besok. Dengan hasil evaluasi hari ini dan pertimbangan safety, TWMR dan Dunlop sebagai One Make Tire Supplier memberikan tambahan 2 pcs ban belakang dengan tipe compound Hard untuk kelas UB150. Sehingga totalnya Wahyu Aji memiliki 2 pcs utk Front Tire dan 5 pcs untuk Rear Tire,” ucap Wahyu Rusmayadi, Manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Dukung terus pembalap Yamaha Racing Indonesia untuk menjadi yang terbaik di ajang ARRC 2018, Australia. Untuk Merah Putih Semakin Di Depan!

BERITA TERBARU

NEWS

12, August 2019

Aldi Satya Mahendra Naik Posisi 6 Standing Point (UB150)...

NEWS

12, August 2019

Anggi Setiawan Sukses Finish ke-6 (AP250)...

NEWS

10, August 2019

Evaluasi dan Target Lebih Baik di Race ke-2 AP250...

NEWS

10, August 2019

Cah Jogja Usia 13 tahun Aldi Satya Mahendra Sukses Podium ke-3 (UB150)...

Page Top