BERITA UTAMA

NEWS

04, December 2018

ARRC 2018 Thailand (Race 2 UB150): Konsistensi Tim Satelit Yamaha SND, Gupita Kresna Podium Jawara...

Race ke-2 kategori Underbone 150 cc (UB150) dalam hajatan Asia Road racing Championship 2018 (ARRC) di Sirkuit Chang International, Buriram, Thailand, Minggu (2 Desember) berlangsung ketat sejak lap awal. Total ambil-bagian 27 starter.

Para pembalap menyimpan tenaga, mengatur strategi untuk kemudian melakukan upaya maksimal dalam 2 lap terakhir. Sudah menjadi tradisi bahwa dua lap akhir menjadi babak penentu. Fakta ini terbukti, ketika sekitar 7-8 rider yang berada di grup terdepan saling overtake di beberapa tikungan pada lap terakhir. Puncaknya di tikungan terakhir yang kerap menimbulkan kemelut atau insiden. Dan inipun terjadi hingga tercatat 2-3 racer yang terjatuh ataupun melebar ke sisi lintasan Buriram yang memiliki panjang 4,554 km.

Mengacu pada hasil yang dikeluarkan di awal, Syahrul Amin yang sukses meraih podium juara pertama. Namun setelah dilakukan investigasi, pada akhirnya Syahrul Amin mendapat penalti hingga diputuskan peringkatnya turun ke posisi 6 karena melanggar aturan track-limit.

Podium terbaik menjadi milik rekan satu timnya, Gupita Kresna yang punya best-time 2 menit 01,853 detik. Ini podium juara yang kedua kalinya bagi Gupita Kresna setelah putaran ARRC 2018 di Sirkuit Suzuka, Jepang. Sedangkan podium ke-2 dan ke-3 milik Md. Aiman Azman (Malaysia) dan Mc Kinley Kyle Paz (Philipina).

Alhasil, tim satelit Yamaha Yamalube SND Factory sukses menggandakan podium juara UB150 setelah meraih juara di race pertama lewat Wawan Wello dan pastinya dari hasil dominasi ini performa motor MX King 150 sangat baik. Dari hasil pencapaian ini maka tim Yamaha Yamalube SND Factory berhasil berada di posisi runner-up pada klasemen akhir tim konstruktor.

Gupita Kresna, Tim Satelit Yamaha Yamalube SND Factory (UB150)

“Dalam balapan ini persaingan cukup ketat sekali, karena ini final seri 2018. Saya berusaha untuk menutup balapan ini dengan meraih podium. Di race pertama kemarin, saya hanya mampu finish di posisi ke-5 dan pada race ke-2 saya bisa finish di posisi ke-2 di belakang rekan satu tim saya Syahrul Amin. Tapi sayangnya dari hasil resmi yang keluar, Syahrul terkena sanksi track-limit saat lap terakhir di tikungan terakhir. Tapi saya dan tim tetap enjoy dengan keputusan ini, karena kita sudah semaksimal mungkin dan saya bisa meraih posisi klasemen urutan ke-4 dan untuk tim konstruktor di posisi ke-2,” terang Gupita Kresna. Kemudian rekan satu timnya, Syahrul Amin berada di klasemen akhir posisi ke-9.

Wahyu Aji Trilaksana, Tim Yamaha Racing Indonesia (UB150)

Pada bagian lain, petarung tim Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trilaksana justru tidak dapat menjalani race ke-2 UB150 karena mengalami kendala teknis saat sesi warm-up lap atau pemanasan. Namun inilah konsekuensi sebuah perjuangan dan pastinya akan ada evaluasi menyeluruh untuk musim depan.

“Sedih memang dengan hasil ini tapi saya tetap berterimakasih kepada tim saya apapun itu. Ini adalah kerja keras kita. Banyak evaluasi dan pelajaran untuk menatap 2019 nanti!,” tukas Wahyu Aji Trilaksana yang ada di urutan ke-8 dalam klasemen akhir UB150 juga di urutan ke-8 dalam klasemen akhir tim konstruktor.

BERITA TERBARU

NEWS

16, December 2018

5 Pembalap Terbaik Yamaha Menerima IMI Awards 2018...

NEWS

13, December 2018

IRS 2018 Sentul Seri 5: Rey Ratukore Dua Kali Podium Sport 250 cc dan Klasemen Akhir Masuk 3 Besar...

NEWS

13, December 2018

IRS 2018 Sentul Seri 5: 3 Rider Yamaha Borong Podium Kejurnas Sport 150 cc (Race 2) dan Konsisten Juara Nasional...

NEWS

12, December 2018

IRS 2018 Sentul Seri 5 (Race 1): Gupita Kresna Pecahkan Rekor, Richard Taroreh Podium Juara (Sport 150), Kualifikasi & Race Sport 250 Tertunda Hujan...

Page Top