BERITA UTAMA

NEWS

08, August 2018

Yamaha Factory Racing Ukir Sejarah Dengan Kemenangan Luar Biasa Di Suzuka 8 Hours...

Suzuka, Jepang (29 Juli 2018) – Mengukir prestasi pada apa yang telah menjadi salah satu balap paling menantang, yaitu Coca-Cola Suzuka 8 Hours. Tim Yamaha Factory Racing melakukan upaya heroik untuk mengamankan kemenangan keempat secara beruntun yang luar biasa dalam Endurance World Championship (EWC) yang ikonik.

Rekan sesama dalam kompetisi, GMT94 Yamaha Official EWC Team sangat dekat untuk mengamankan gelar EWC 2017-2018, namun kehilangan jarak terdekat untuk merebut posisi kedua di podium. Yamaha Official EWC YART Team yang memiliki pengalaman dalam balap Suzuka 8 Hours kurang beruntung.

Saat balapan dimulai pagi hari, pembalap Yamaha Factory Racing, Alex Lowes dan Michael van der Mark bersiap menghadapi tantangan besar di depan mereka. Setelah kecelakaan serius yang dialami pembalap lokal Katsuyuki Nakasuga yang tidak berkompetisi karena cedera bahu hingga membuat kebugaran tubuhnya tidak 100 persen.

Tidak gentar dengan hal ini, van der Mark yang mengambil alih kendali atas tantangan cuaca yang cepat berubah dengan membawa kondisi trek basah hanya beberapa detik sebelum lampu mati. Tetap dengan perasaan tenang, pembalap asal Belanda ini tidak membuat kesalahan, berusaha bangkit dari posisi ke-5 untuk merebut posisi pesaing utama balapan sebelum menyerahkan YZF-R1 kepada rekan se-timnya, Alex Lowes.

Orang Inggris ini merebut motor yang ditinggalkan van der Mark dan memimpin balapan dalam 2 jam. Kemudian tim menemukan safety-car pertama setelah berjalan beberapa jam, dengan kondisi hujan, kemudian matahari bersinar, terjadi tabrakan dan tumpahan minyak pada jalur balap.

Sebelum waktu yang dihabiskan diantara safety car terjadi pertempuran sengit antara tim Yamaha Factory Racing dan Kawasaki Team Green. Kombinasi dalam strategi balap, intervensi safety-car dan konsisten dalam kecepatan balap, pada akhirnya memberi Lowes dan van der Mark unggul atas rival mereka, namun saat berakhirnya balapan, Honda berusaha memberikan kejutan untuk menutup celah.

Seteleh keberhasilan ini, dua pahlawan Yamaha-didukung oleh Nakasuga san di garasi pit-mempertahankan kecepatan tak tertandingi dari YZF-R1. Lowes melintasi garis finish setelah 8 jam lebih dari 30 detik di depan untuk mencatatkan kemenagan berturut-turut Suzuka 8 Hours bagi timnya.

Dengan demikian, ia bersama van der Mark menulis satu halaman lagi buku sejarah untuk di Yamaha Factory Racing sebagai pahlawan balapan. Kombinasi dari dua pembalap superbike Yamaha, kontribusi Nakasuga yang tak ternilai dalam mempersiapkan motor dan bekerja selama balapan minggu dan upaya dari seluruh kru tim Yamaha Factory Racing telah memberikan kejutan di Suzuka walau dengan hujan, angin kuat dan tantangan yang tak terduga telah menjadi kisah sukses yang luar biasa.

Sedangkan tim GMT94 Yamaha Official EWC bertekad untuk memberikan semua usaha perjuangan mereka. Mulai dari posisi grid ke-14, juga dihadapkan pada tantangan yang sama dengan cuaca yang berubah dengan cepat yang mengubah permukaan lintasan dari kering ke basah dan menjadi kering lagi dan banyak hadirnya safety-car. Ini semua yang menjadi tantangan dalam memperebutkan gelar.

Empat jam pertama melihat kecepatan yang rendah dari David Checa, Niccolo Canepa dan Mike Di Meglio. Ketika waktu telah melewati setengah perjalanan, tim terus konsisten dalam kecepatan dan meningkatkan posisi mereka. Seiring berjalannya waktu, tim melakukan pertarungan dengan rival mereka, FCC TSR Honda. Sayangnya, mereka tidak dapat melakukan yang terbaik, akhirnya melintas garis finish di posisi ke-6.

Untuk tim YART Yamaha Official EWC dalam balap Suzuka 8 Hours memang tampil mengecewakan karena hilangnya hasil kuat di paruh pertama balapan. Broc Parkes kehilangan beberapa posisi grid-start dalam kondisi hujan tetapi membuat waktu lebih baik sebelum diambil alih rekan se-timnya, Marvin Fritz. Fritz melakukan langkah yang sangat kompetitif untuk kemudian membawa YZF-R1 di posisi ke-7.

Rekan setimnya, Takuya Fujita mengambil gilirannya dan bersemangat untuk memberikan kesan spesial di depan penggemarnya. Kombinasi ban yang segar dan kegelisahan dalam perjalanan awalnya menyebabkan adanya kerusakan pada motornya. Dia kemudian melaju ke pit dan tim bekerja keras untuk memperbaiki kembali dan kembali bergabung di posisi ke-55.

Namun racer Australia ini tidak dapat menemukan irama balapan dengan mesin yang baru dibangun dengan cepat tersebut hingga kehilangan pengaturan yang tepat. Tim kemudian membuat keputusan untuk mundur karena alasan keamanan.

Hasil Balap Tim Yamaha Factory Racing: Posisi 1

Katsuyuki Nakasuga:
“Saya tidak balapan sama sekali hari ini jadi saya merasa sedikit tertekan tentang itu, tetapi saya senang bahwa sepanjang tahun di Seri All Japan saya telah mampu membangun motor yang membuat kami menang di sini, 8 Jam. Saya juga sangat senang dan benar-benar bersemangat tentang dua pengendara terbaik yang balapan hari ini. Ini adalah balapan yang sangat menarik dan saya benar-benar ingin balapan juga, jadi saya menyesalinya, tapi saya sangat senang bahwa, kami Yamaha, membuat sejarah baru dalam balap 8 Jam Suzuka. Kami tidak akan berhenti disini, kami akan terus mengembangkan motor dan terus mencoba dan memenangkan lebih banyak balapan di sini.“

Alex Lowes:
“Saya merasa sangat baik. Pertama, meskipun Nakasuga-san tidak balapan hari ini, dia adalah bagian besar dari proyek. Saya sangat menikmati saat datang kesini, atmosfer yang kami miliki di tim benar-benar hebat. Dalam balapan hari ini motor luar biasa, bekerja dengan sangat baik. Sangat menyenangkan memiliki motor cepat yang kuat, membuatnya lebih mudah untuk dilewati dalam balapan, jadi terima kasih yang sangat besar kepada Yamaha karena memberikannya kepada kami. Tentu saja, balapan ini cukup menegangkan, banyak safety-car dan banyak kondisi cuaca yang sulit tetapi semua itu tampaknya jatuh ketika Michael mengendarai motor, saya memiliki banyak balapan yang lebih mudah dari pada dia, jadi terimakasih sebesar-besarnya kepada dia untuk usahanya. Bagian kedua dari kami, harus pintar dan mendapatkan motor sampai dengan selesai. Bagi saya untuk memenangkan tiga kali berturut-turut adalah fantastis, ini empat kali untuk tim dan tiga untuk saya, jadi saya benar-benar bahagia. Mudah-mudahan saya dapat kembali dan melakukannya lagi tahun depan!”

Michael van der Mark:
“Ini balapan yang sangat sulit hari ini; dimulai kemarin ketika kami tahu bahwa Nakasuga-san yang sayangnya tidak fit untuk balapan, maka saya diberitahu bahwa saya akan memulai balapan. Itu sedikit menegangkan! Saya pikir itu yang paling sulit dalam balap Suzuka 8 Jam dengan semua kondisi, terus berubah begitu cepat, dan tugas pertama saya pikir adalah satu setengah, dimana saya pikir saya memiliki yang terburuk tapi kemudian ketika saya melakukan yang ketiga saya berada di motor untuk satu jam dan 40 menit karena masuknya safety-car, hujan, kemudian kering sehingga benar-benar sulit. Pada akhirnya kami berhasil mendapatkan celah yang bagus dan Alex menyelesaikannya dengan sangat baik. Saya sangat senang dengan akhir pekan, tim telah melakukan sebuah rencana dan mereka tidak pernah mengubahnya. Meskipun beberapa motor lain terlihat lebih kuat, kami selalu melakukan hal yang kami kerjakan dan hasilnya jelas. Tahun depan, saya berharap bisa kembali bersama Alex dan Nakasuga-san balapan disini lagi!”

Manajer Tim, Wataru Yoshikawa:
“Alex dan Michael berpacu sangat baik sejak awal melawan rival utama kami yang juga menurunkan pembalap dari World Superbike Championship dan dari British Superbike Championship. Saya benar-benar berpikir itu membantu mereka langsung fokus. Cuaca terus berubah selama balapan dan tim kami jelas tidak memiliki pemandangan luas sirkuit, jadi kami percaya pada keterampilan dan penilaian pembalap kami, dan itu bekerja sangat baik untuk kami. Kami tidak memiliki kesalahan dan berjuang dengan baik  dan saya pikir itulah yang membantu kami mendapatkan kemenangan ini, dan meskipun dia tidak ikut lomba, Nakasuga berada di belakang Alex dan Michael sepanjang waktu dan saya merasa itu adalah faktor terbesar untuk kemenangan yang keempat ini.”

Hasil Balap Tim GMT94 Official EWC: Posisi 6

David Checa:
“Ketika anda kalah, memang itu tidak baik, tetapi sebelum anda belajar untuk menang, maka anda harus kehilangan beberapa kali dahulu. Selama tiga tahun, kami telah memiliki kecepatan yang sangat baik, dua posisi kedua dan satu gelar juara dunia dalam kejuaraan. Yang pasti, saya ingin menang tetapi pada akhirnya  seperti ini dan kita menyelesaikannya ke-2, tetapi itu adalah balapan. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tahun depan, tapi saya harap saya akan melakukan yang terbaik dalam apapun yang saya lakukan dan untuk rekan tim lainnya itu sama.“

Niccolo Canepa:
“Saya sangat senang dengan musim ini dan dalam dua tahun terakhir. Mereka telah menjadi yang terbaik dalam karir saya, dua tempat kedua dan satu gelar juara. Tahun ini kami memiliki nasib buruk tetapi kami mencoba yang terbaik sehingga kami tidak menyesal. Sangat menyedihkan untuk mengakhiri balapan ini dari buku saya dengan GMT tetapi ini adalah waktu yang luar biasa dan sekarang saatnya untuk berpikir tentang masa depan, yaitu Yamaha. Saya sangat bangga untuk terus menjadi bagian dari keluarga Yamaha untuk satu tahun lagi.”

Mike Di Meglio:
“Hari ini adalah balapan yang sangat baik, itu sangat sulit karena kondisi berubah setiap kali dengan hadirnya hujan. Kami mencoba yang paling sulit dan mendorong untuk posisi enam besar. Sebagai hasil akhir untuk GMT disini di Suzuka, kami ingin menjadi juara dunia tetapi ketika kami jatuh di Le Mans dan kami berada dalam posisi yang sulit. Dalam setiap balapan, kami telah mendapatkan beberapa poin dan saya pikir kami bisa bahagia dengan hasil kami. Saya ingin mengucapkan terimakasih kepada GMT94 dan rekan tim saya selama dua tahun yang fantastis dalam ketekunan. Adalah kecewa bagi mereka untuk berhenti di kejuaraan ini, dan saya berharap mereka yang terbaik untuk masa depan mereka dalam tantangan baru. Terimakasih kepada Yamaha karena telah memberi saya kesempatan yang luar biasa. Disini, di Jepang kami telah merasa seperti bintang besar dan apapun yang kami butuhkan,  telah kami diberikan.”

Manajer Tim Christophe Guyot:
“Ini adalah awal yang sangat sulit bagi kami, saya tidak tahu apa yang terjadi karena sulit bagi kami untuk menemukan langkah yang baik dan pada jam-jam pertama yang memang rumit. Kemudian, kami menemukan langkah yang baik, strategi yang baik, dan kami mampu menjadi sangat cepat di akhir balapan. Upaya mekanik saya di pit-stop luar biasa, saya sangat senang karena dalam empat jam terakhir kami sangat kuat. Cuaca sangat sulit dan kondisi trek yang sulit dan ada banyak tekanan. Pada akhirnya, kami bisa sangat bangga karena kami menyelesaikan semua balapan sejak 2015 dengan YZF-R1. Kami sudah empat tahun dengan motor ini, menjadi runner-up tiga kali dalam mengejar gelar dan satu kali juara dunia. Kami juga telah jawara dunia dengan R1 sebelumnya. Kami bisa bahagia dan tentu saja selamat kepada tim pabrik Yamaha yang luar biasa untuk empat kemenangan beruntun berturut-turut. Ini fantastis ! Selamat untuk Yamaha dan YZF- R1!”

Hasil Balap Tim YART Yamaha Official EWC: DNF

Broc Parkes:
“Itu mengecewakan, sayangnya Takuya terjatuh. Saya pikir dia memiliki banyak tekanan untuk balapan di rumahnya. Dia jatuh di lap pertama, mungkin kombinasi ban baru, terlalu banyak sudut tikungan dan terlalu banyak membuka gas. Dari sisi saya , tugas pertama saya, agak lambat dari awal tetapi saya tidak tahu bahwa mereka tidak memiliki penghangat ban pada ban basah sehingga mungkin ini penyebab mengapa lap pertama agak lambat. Kemudian dalam perjalanan, saya mendapatkan irama dan merupakan salah satu orang tercepat di trek ketika lintasan kering. Secara umum, kami berada di posisi yang baik setelah tugas kedua, di posisi 7, ini yang baik untuk Suzuka 8 Jam. Sangat disayangkan bahwa Takuya jatuh, jika tidak saya pikir kita bisa berada di posisi ke-4 atau ke-5 pada akhir apabila saya melihat waktu terakhi.”

Marvin Fritz:
“Hari ini adalah balapan yang sangat sulit dengan kondisi trek yang selalu berubah, tapi saya bisa mendapatkan ritme yang bagus dalam menunggangi pacuan saya dan saya melakukan yang terbaik. Saya memberikan motor kepada Takuya setelah tugas saya, tapi saya pikir trek ini jauh lebih baik. Licin daripada yang dia pikir akan terjadi, dan itu benar-benar disayangkan bahwa dia jatuh, tetapi ini adalah hal-hal yang lumrah terjadi dalam balapan. Saya tahu bahwa jika kami mampu terus meningkatkan kecepatan kami, maka kami dapat mencapai orang yang memimpin dan saya pikir kami memiliki minggu balapan yang baik secara keseluruhan. Bagi saya, ini adalah kali kedua saya balapan di Suzuka 8 Hours untuk Yamaha dan memang ada banyak tekanan, tetapi saya bisa melakukan lap terbaik saya disini. Jadi saya pikir, saya sudah membuat langkah maju yang baik.”

Manajer Tim, Mandy Kainz:
“Musim ini naik-turun, adalah masa yang bisa kita dapat lalui. Ini adalah Suzuka, pasti Takuya berusaha untuk melakukan yang terbaik, dia mungkin terlalu banyak mengambil risiko dan itulah sayangnya. Baik Broc dan Marvin melakukan hal yang hebat. Pekerjaan yang membawa kami ke dalam persaingan yang baik tetapi sayangnya itu adalah akhir dari peluang kami disini. Sekarang kami akan menantikan musim balap yang baru.”

Sumber: Yamaha Motor Co., Ltd.

BERITA TERBARU

EVENTS

14, August 2018

Final Yamaha Sunday Race 2018 Sentul: Kemeriahan Acara Bikers & Komunitas, Penobatan Juara Umum (9 Kelas)...

EVENTS

12, August 2018

Final Yamaha Sunday Race 2018: M Ridwan Juarai Race All New R15 Idemitsu Junior Pro...

EVENTS

12, August 2018

Yamaha Siap Hadirkan Balap Endurance 2018 Sentul, Tersaji Tiga Kelas (Open & Community) & Total Hadiah Rp. 122 Juta...

PADDOCK

11, August 2018

Yamaha Sunday Race 2018 Sentul: Diserbu 267 Siswa dari 14 SMK, Berbagi Ilmu dan Pengalaman Baru!...

Page Top